Pantang Dilakukan Pria & Wanita Selama BercintaAPA yang Anda inginkan selama bercinta? Jika Anda menjawab dengan jujur, Anda bisa mengetahui cara untuk meningkatkan kemampuan diri sebagai mitra intim.
Bercinta adalah keterampilan yang bisa dipelajari. Seperti bidang seni lainnya, Anda butuh latihan dan usaha untuk belajar bercinta dan mengasah kemampuan dengan baik. Karena, kebanyakan dari kita tidak dilahirkan dengan kemampuan untuk melakukannya dengan baik.
Salah satu aspeknya adalah mengetahui apa yang sebaiknya tidak dilakukan di ranjang. Bukan tak mungkin bila kita kerap mengulang kesalahan tersebut akibat hubungan jangka panjang. Kita sering terjebak dalam pola atau rutinitas seksual, baik pria maupun wanita.
Pertama-tama, seperti dilansir dari Thirdage, pantangan ditujukan bagi wanita. Jangan datang ke ranjang seraya berharap pasangan mengawali setiap aksi seks untuk Anda.
Pengharapan Anda memberikan terlalu banyak tekanan padanya, dan menciptakan ketegangan bagi Anda berdua. Anda menjadi terlalu fokus pada apa yang dia lakukan daripada kesenangan yang terbangun, dan ia merasakan tekanan untuk beraksi ranjang dengan "benar".
Sepatutnya, luangkan waktu membangkitkan mood, misal mandi air hangat, membalurkan losion pijat ke tubuh, menari dalam alunan lagu lambat, dan sebagainya. Dengan membangun energi seksual terlebih dahulu, Anda akan menemukan diri jauh lebih mudah untuk responsif terhadap setiap aksi pasangan.
Pantangan juga berlaku untuk pria. Ketika bercinta, jangan mencapai pinggul (Miss V) pasangan terlalu cepat. Kebanyakan wanita membutuhkan foreplay yang cukup sebelum siap untuk disentuh dengan cara yang lebih hot.
Wanita senang foreplay, seperti berpelukan, cium pipi, mata, dan dahi, belaian rambut, menggosok bahu, atau pijatan di kaki. Menyentuh secara sensual di daerah-daerah non-seksual akan membantunya merasa rileks untuk bercinta. Dengan begitu, ketika Anda meraih pinggulnya, dia akan jauh lebih responsif. (ftr)
Sumber: Fitri Yulianti - Okezone

No comments:
Post a Comment